Dikatakannya, berdasarkan survey yang dilakukan sebanyak 55 persen pengguna Whoosh merupakan untuk kepentingan wisata atau berlibur kemudian 20 persen lagi kepentingan bisnis, memang Whoosh ini menjadi magnet bagi masyarakat yang ingin berwisata baik ke Bandung yang banyak tempat wisatanya kemudian ke Jakarta untuk kepentingan bisnis, jadi HCC sendiri sudah bekerjasama dengan berbagai destinasi wisata, sekitar 12 tempat wisata yang mendapatkan gratis masuk dengan menunjukkan tiket Whoosh, ada juga yang mendapatkan diskon untuk restoran dan tempat menginap, kita saling berkolaborasi dengan seluruh stakeholder untuk meningkatkan okupansi dari Whoosh ini.
Diakuinya, untuk di Halim sendiri kita sudah terindikasi dengan bus Transjakarta, LRT Jabodetabek ada DAMRI ke Soekarno Hatta, Taxi Bluebird dan On Line kemudian di Padalarang tersedia KA Vider menuju Cimahi dan Bandung ada juga Trans Metro Pasundan menuju alun-alun Bandung ada juga Stel gratis menuju Kota Baru Parahiyangan yang juga banyak destinasi wisatanya, terakhir di stasiun Tegal luar kita menyediakan integrasi Antar Roda dengan DAMRI menuju pusat Kota Bandung sampai ke Alun-alun Bandung juga dan ada bus ke wilayah semua recon ke wilayah Bandung jadi cukup banyak konektivitasnya cukup lengkap baik intermoda dan transportasi umum maupun Taxi On Line.
“Kapasitas sekali berangkat 601 penumpang dengan pembagian 18 tempat duduk berkelas, 28 tempat duduk bisnis klas dan 555 tempat duduk klas premium ekonomi, pontensi nya mencapai 30 ribu penumpang perhari dengan jumlah perjalanan sebanyak 68 perjalanan, saat ini kita masih bertahap kita naikkan pelan-pelan yang jumlah perjalanan untuk saat ini baru 40 perjalanan adapun stasiun nya belum dibuka semua masih Halim-Padalarang dan Tegal Luar dan masih ada stasiun Karawang yang nantinya akan dibuka dari pontensi 30 ribu tersebut bertahap kita naikkan sekarang masih 14-15 ribu akhir pekan bisa mencapai 18 ribu jadi dengan berbagai inovasi pengaturan pola operasi dan kolaborasi dengan berbagai mitra berharap akan menaikkan pelan-pelan Akupansi” pungkasnya (eh)
Editor : Admin













