Sebuah studi pada hewan tikus yang diterbitkan pada jurnal Diabetes, Obesity and Metabolism (2011), menetapkan bahwa kandungan vitamin A pada daun ini dapat meningkatkan sensitivitas insulin.
Pada akhirnya, sel-sel tubuh bisa memakai glukosa untuk meproduksi energi. Alhasil, kadar gula darah pun lebih terkendali.
2. Pereda nyeri
Daun bidara juga memiliki sifat pereda nyeri dan antispasmodik (pelemas otot) karena kandungan flavonoid dan saponin dari daun jujuba.
Manfaat tersebut diketahui dari percobaan yang dilakukan secara in vivo (sel atau jaringan makhluk hidup)
Sebuah studi lama dalam jurnal Fitoterapia pun menunjukkan bahwa ekstrak daun ini bisa melemaskan otot-otot yang menegang. Percobaan penelitian ini dilakukan pada tikus.
3. Penyembuh luka
Membersihkan luka gigitan
Berdasarkan temuan dalam riset Romanian Biotechnological Letters (2016), pada percobaan in vivo, ekstrak daun tanaman ini memiliki senyawa glikosida yang berkhasiat untuk menyembuhkan luka bakar.
Selain itu, kandungan tersebut juga mampu menghilangkan bekas luka pada kulit.
Manfaat daun jujuba dalam menyembuhkan luka bersumber dari kemampuan kandungan bioaktifnya mempercepat pertumbuhan sel kulit baru.
4. Mengatasi tukak lambung
Tukak lambung merupakan salah satu gangguan sistem pencernaan yang disebabkan peradangan dari produksi asam lambung yang berlebih.
Beberapa penelitian menunjukkan bahwa ekstrak daun jujuba bertindak sebagai obat maag alami dengan mengurangi keasaman lambung.
Selain itu, senyawa antimikroba daun jujuba bermanfaat mengatasi infeksi bakteri Helicobacter pylori. Bakteri ini menyebabkan mulas, tukak lambung, dan mual.
Editor : Salma













