Headline

Hutan Adat Dibabat Habis, Puluhan Mahasiswa Unsri Asal Papua Minta Pemerintah Cabut Izin PT IAL

×

Hutan Adat Dibabat Habis, Puluhan Mahasiswa Unsri Asal Papua Minta Pemerintah Cabut Izin PT IAL

Sebarkan artikel ini

Aksi mahasiswa asal Papua ini disambut baik oleh pihak DPRD Kabupaten Ogan Ilir yang diwakili oleh Ketua Komisi II sekaligus Ketua Fraksi Partai Nasdem, Sekitar Komisi I, Rahmadi Djafar, dan Ketua Baperda, Rizal Mustofa.

“Kami apresiasi sebesar-besarnya aksi Mahasiswa Papua di DPRD Ogan Ilir ini, baru hari ini orang Papua ada di gedung DPRD ini,” katanya mengawali sambutannya.

Mahasiswa-mahasiswa Papua yang hadir ini adalah mahasiswa pilihan, dan diharapkan bisa membawa ilmu yang cukup untuk dibawa ke tanah Papua.

“Papua sama dengan masyarakat Kabupaten Ogan Ilir, orang Indonesia, Papua adalah Indonesia, kita semua NKRI,” imbuhnya.

Aprizal mengaku sangat memahami, permasalahan yang dihadapi masyarakat Papua saat ini, bahwa rencana pembabatan hutan yang dilakukan perusahaan dari Malaysia yang membuka lahan untuk perkebunan sawit.

“Hari ini digaungkan kawan-kawan mahasiswa, dan bergema. Kami dari DPRD Ogan Ilir siap mewadahi, dan menampung aspirasi serta menyampaikan aspirasi ke pihak wewenang di pusat,” tukasnya.

Selanjutnya beberapa perwakilan mahasiswa UNSRI asal Papua dan beberapa organisasi yang mendampingi diajak ke ruang rapat pimpinan DPRD Ogan Ilir untuk berdialog dan berdiskusi untuk pemecahan permasalahan.

“Insyaallah kami bekerja sesuai tupoksi kami, apa pun keluhan masyarakat itu kewajiban kami untuk menyampaikan dan kami kawal,” tukasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *