KORDANEWS- Budidaya timun memiliki potensi keuntungan yang menarik bagi para petani. Tanaman timun relatif mudah dirawat. Setelah ditanam dan kemudian panen bisa dilakukan pemetikan berkali-kali.
Timun adalah sayuran yang sering digunakan dalam berbagai menu. Menanam sendiri di rumah dapat memastikan kecukupan kebutuhan pangan dan gizi keluarga. Sehingga permintaan timun sangat tinggi di pasaran sebagai bahan pangan.
Penyuluh pertanian lapangan (PPL) Indralaya Utara, Aprianto bersama koordinator BPP indralaya utara, marwani meninjau lokasi penanaman timun yang berada dikelurahan timbangan.
“Lokasi ini merupakan salah satu lahan yang ditanami timun oleh kelompok tani,” tukas Aprianto.
Komoditas timun cukup menguntungkan untuk di budidayakan. Kebutuhan timun cukup besar di pasaran. Membuatnya menghasilkan keuntungan yang cukup bagus.
“Meskipun kemarau dan perlu penyiraman, kelompok tani cahaya gemilang yang diketuai bapak Rendi Sutardi tetap semangat menanam timun,” sebutnya.
Bermodal lahan seluas 0.5 hektar dengan populasi tanam lebih kurang 1000 batang. Sutaji mampu menghasilkan hasil panen hingga 400 kg sekali petik.













