Sumsel

Warga Ogan Ilir Pilih Budidaya Timun Karena Cepat Menghasilkan Di Musim Kemarau

×

Warga Ogan Ilir Pilih Budidaya Timun Karena Cepat Menghasilkan Di Musim Kemarau

Share this article

“Dalam jangka waktu lebih kurang empat puluh hari sudah petikan panen timun buah pertama. Pada petikan pertama dan kedua dengan luasan itu kemaren menghasilkan lebih kurang 400 kg,” jelasnya.

Harganya memang fluktuatif tergantung permintaan kebutuhan pasaran. namun saat ini harga timun dari kebun dipatok pengepul seharga dikisaran Rp2.700 per kg.

“Biasanya pada panen selanjutkan akan terus meningkat dari panen pertama dan kedua. Pengepul yang membeli hasil panen ini dibawah kepasar jakabaring. biasanya pada panen selanjutnya akan bejarak 3-4 hari setelah panen sebelumnya,” ucap Aprianto.

Diakui para petani, memilih menanam timun karena umur panen yang relatif pendek untuk cepat menghasilkan. “Untuk musim kemarau saat ini kendala yang dihadapi yaitu sumber air,” ungkapnya.

Selain mengandalkan hujan, petani memanfaatkan sumber dari kolam tadah hujan maupun sumur.

Editor ; Admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *