Pembangunan rendah karbon maksudnya pembangunan yang menjaga daya dukung lingkungan serta menekan emisi gas rumah kaca.
“Untuk itu, Land4Lives mendorong penguatan di sektor penghidupan, pengelolaan bentang lahan, serta perencanaan dan kebijakan, ” kata dia.
David menekankan Land4Lives di Sumsel masih akan berlangsung sampai 2026. Maka dari itu, diperlukan masukan dan keterlibatan dari pemangku kebijakan, akademisi, sektor swasta, dan masyarakat sipil di Sumsel.
“Kami berharap, kerja sama yang dilakukan Land4Lives dengan Sumatera Selatan dapat membantu Sumsel mewujudkan visinya — masa depan yang lebih sejahtera, adil, dan berkelanjutan, ” kata dia.
Adapun lokasi kegiatan Land4Lives di Sumsel adalah 2 sub bentang lahan KHG Sungai Saleh – Sungai Sugihan dan KPH Lalan Mendis yang berada di Kabupaten Banyuasin dan Musi Banyuasin.
“Dua sub bentang lahan ini ini dipilih karena memiliki jenis bentang lahan yang terbilang unik yaitu hutan dan gambut, kata David. Di dua bentang lahan tersebut, Land4Lives melaksanakan berbagai kegiatan untuk menguatkan penghidupan dan ketahanan pangan masyarakat di tingkat tapak, “kata dia.













