Dikatakannya,Persoalan kemiskinan bukan hanya sekedar berapa jumlah dan persentase penduduk miskin. Indikator lain yang perlu diperhatikan adalah tingkat kedalaman dan keparahan dari kemiskinan.
Indeks kedalaman kemiskinan mengindikasikan jarak rata-rata pengeluaran penduduk miskin terhadap garis kemiskinan. Indeks keparahan kemiskinan mengindikasikan ketimpangan pengeluaran diantara penduduk miskin.
Sedangkan Indeks Kemiskinan Provinsi Sumsel pada periode Maret 2024 hingga September 2024 turun sebesar 0,441 poin, dari 1,888 pada Maret 2024 menjad 1,449 pada September 2024.
“Indeks Kedalaman di wilayah pedesaan lebih tinggi dibanding di wilayah perkotaan,” tandasnya.













