Direktur Utama PHR, Ruby Mulyawan, mengungkapkan rasa bangganya atas pencapaian tersebut.
“Proyek NDD A14 ini adalah hasil kerja keras seluruh tim PHR yang terus berinovasi untuk meningkatkan produksi. Kami berharap proyek steamflood ini memberikan dampak positif yang signifikan dalam menjaga ketahanan energi nasional,” ujar Ruby.
Proyek steamflood di lapangan NDD A14 merupakan bagian dari strategi PHR dalam mengoptimalkan potensi reservoir minyak di Blok Rokan. Teknologi EOR dengan injeksi uap bertujuan untuk mengurangi viskositas minyak, sehingga aliran minyak menjadi lebih mudah dan meningkatkan efisiensi produksi.
Adapun pengembangan NDD A14 Stage-1 meliputi:
68 sumur: terdiri dari 47 sumur produksi, 15 sumur steam injector, dan 6 sumur observasi
Estimasi cadangan minyak: mencapai 6,74 juta barel (MMBO)
Keberhasilan PHR dalam mengimplementasikan proyek EOR steamflood di WK Rokan menandai era baru dalam pengelolaan energi nasional. Dengan dukungan penuh dari pemerintah dan sinergi kuat bersama SKK Migas, diharapkan produksi minyak nasional semakin meningkat, memperkuat ketahanan energi, dan mengurangi ketergantungan pada impor.
“Inilah bentuk nyata pengabdian kita untuk bangsa. Energi bukan hanya soal produksi, tapi juga tentang menjaga masa depan Indonesia,” pungkas Menteri Bahlil, menutup kunjungannya dengan penuh optimisme.













