HeadlineSumsel

Gerakan Pengendalian Hama Penggerek Batang Padi di Ogan Ilir

×

Gerakan Pengendalian Hama Penggerek Batang Padi di Ogan Ilir

Share this article

KORDANEWS – Serangan hama penggerek batang padi, khususnya Scirpophaga incertulas dan Scirpophaga innotata, terus menjadi ancaman serius bagi produktivitas padi nasional. Hama ini menyebabkan gejala “mati bujang” pada fase vegetatif dan “gabah hampa” saat generatif, yang dapat menurunkan hasil panen hingga 60 persen jika tidak segera dikendalikan.

Menanggapi hal tersebut, Dinas Pertanian bersama Balai Proteksi Tanaman (BPT) Unit I Palembang melaksanakan Gerakan Pengendalian Organisme Pengganggu Tumbuhan (OPT) di Desa Sungai Rotan, Kecamatan Rantau Panjang, Kabupaten Ogan Ilir. Pengendalian dilakukan di lahan seluas 1 hektare menggunakan insektisida berbahan aktif Dimehipo.

“Serangan penggerek batang terjadi sejak persemaian hingga pematangan bulir, dengan gejala sundep dan beluk yang merusak titik tumbuh dan malai padi,” ungkap Ego Alpian, Petugas PPEP POPT yang didampingi PPL Desa Jagaraja, Yusman Haris, saat kegiatan berlangsung.

Dimehipo yang digunakan merupakan insektisida sistemik berbentuk emulsifiable concentrate (EC), yang cepat diserap tanaman dan tahan terhadap degradasi cuaca ekstrem. Aplikasi optimal dilakukan pada fase vegetatif 25–35 hari setelah tanam, dengan kemungkinan aplikasi lanjutan setelah 14 hari jika populasi larva masih tinggi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *