“Hasil tesnya sudah keluar, semuanya negatif. Tidak ada satu pun zat narkotika di tubuh anak saya,” tegasnya sambil memperlihatkan hasil laboratorium.
Akibat peristiwa ini, kondisi psikologis M sempat terguncang. Ia bahkan enggan berangkat ke sekolah selama beberapa hari karena merasa malu dan tertekan. Beruntung, dukungan dari keluarga dan para wali murid membuat M perlahan kembali bersemangat untuk belajar.
“Saya hanya ingin keadilan. Sekolah seharusnya menjadi tempat aman dan nyaman bagi anak-anak, bukan tempat yang menuduh tanpa dasar,” tutur Yunita dengan nada tegas.
Kini, Yunita berencana menempuh jalur hukum dengan melaporkan dugaan pencemaran nama baik oleh oknum guru yang telah menuduh anaknya tanpa bukti.
Sementara itu, pihak sekolah belum memberikan keterangan resmi terkait kejadian ini. (Ndik)
Editor : Surya S













