KORDANEWS – Lambung bocor atau perforasi gastrointestinal bisa saja dialami setiap orang yang tidak dapat menjaga pola makannya. Anda harus tahu gejalanya supaya dapat dicegah.
Perforasi gastrointestinal terjadi saat lubang terbentuk sepanjang jalan melalui perut, usus besar, atau usus halus. Hal ini dapat disebabkan oleh sejumlah penyakit yang berbeda, termasuk radang usus buntu atau akibat trauma tusukan, seperti dilansir Healthline.
Kebocoran ini juga bisa terjadi di kantong empedu atau pembengkakan selaput yang melapisi rongga perut. Pada kasus fatal, lambung bocor ini dapat mengancam nyawa pasiennya.
Gejalanya hampir mirip dengan maag yakni nyeri di bagian perut. Bagian pencernaan akan terasa tidak nyaman akibat kambung bocor. Tak hanya di bagian perut, tinja pasien lambung bocor juga mengalami kelainan. Juga, mereka akan jarang buang air kecil.













