KORDANEWS – PT Bukit Asam (Persero) Tbk pada semester pertama tahun ini berhasil mencatat kinerja yang menterang. Kenaikan laba bersih persuhaan melejit 142 persen. Kondisi ini berdampak positif pada harga jual saham di pasar.
Analis Valbury Asia Sekuritas Alfiansyah menilai, kenaikan laba bersih dari PTBA tahun ini kian menambah kepercayaan investor. Apalagi jika melihat gelagar pasar batubara beberapa bulan ini terus stabil bahkan cederung mengalami kenaikan. Hal ini terlihat dari kontrak kerja jangka panjang yang dipatok mengalami kenaikan.
PTBA berhasi meraih kenaikan laba yang dapat didistribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar 142 persen hingga 30 Juni 2017 menjadi Rp1,72 triliun dibandingkan dengan laba Rp711,77 miliar pada periode sama tahun sebelumnya. Pendapatan naik jadi Rp8,96 triliun dari pendapatan Rp6,75 triliun.
Tentu hal ini menjadi daput pemacu bagi investor untuk tetap mengoleksi emiten dengan kode PTBA tersebut. Kondisi ini tercermin dari realisasi perdagangan saham PTBA untuk satu bulan terakhir. Harga jual PTBA mengalami kenikan yang signifikan. Pada medio akhir Juni lalu, harga masih dikisaran Rp12.000 namun pada sesi perdagangan akhir pekan lalu melejit menjadi Rp13.175.













