Dikatakannya, pada 8-10 Januari 2018 sudah masuk tahap pendaftaran calon maupun parpol, bila lolos verifikasi maka pada 12 febuari penetapan calon, setelah itu baru ada calon walikota kemudian pada 15 Januari 2018 masuk kampanye.
“Ini butuh peran tokoh masyarakat, tokoh agama agar masyarakat tidak terkotak-kotak, mari kita sama sama sama menjaga agar pilkada ini berjalan aman dan damai, peran tokoh masyrakat sangat penting,” jelasnya.
Kemudian pihak KPU akan melakukan gerakan sadar pemilu, agar mayarakat memilih bukan karena money politik. “Sosialisasi ini tidak bisa dilakukan KPU saja, tapi butuh peran serta semua masyarakat. Mari kita sama-sama menjaga situasi agar tidak terjadi hak-hal yang tidak diinginkan karena kita mengingkinkan agar kota Lubuklinggau bisa lebih baik lagi kedepan,” pungkasnya.
Editor: awan













