“Saya sangat sesalkan adanya benterokan yang terjadi pada suporter, padahal masuk untuk melihat Sriwijaya latihan ini gratis tidak bayar. Oleh sebab itu kedepan akan kita tertibkan lagi khusus suporter,” katanya.
Lebih lanjut Augie mengakui, antusias suporter untuk menonton latihan Sriwijaya FC memang berbeda dari sebelum-sebelumnya. Maka, pihaknya pihaknya kedepan akan meminta bantuan juga dalam sisi pengamanan. Selama ini memang pihaknya tidak terlalu memikirkan pengamanan mengingat ini hanya latihan saja.
“Ya selama ini koordinasi dengan pihak kepolisian hanya sebatas lisan saja karena ini kan hanya latihan kami juga tidak mengetahui kalau akhirnya penonton itu membludak,” ujarnya.
Selain koordinasi dengan kepolisia, pihaknya juga akan menertibkan suporter melalui masing – masing ketua suporter agar mengkoordinir anggotanya.
“Kalau memang masih terjadi (bentrok) berkelanjutan, maka kami tak segan – segan untuk suporter itu tanpa atribut. Jadi nanti penonton umum semua, ini tindakan tegas dari kepolisian dalam hal ini Polda Sumsel,” pungkasnya.
editor : lintang













