Setelah ditemukan, Lia langsung dibawa pulang ke Lahat. Keluarganya belum dapat menggali informasi lebih dalam dari Lia karena masih syock. “Alhamdulillah anak kami kembali. Kami takut terjadi apa apa. Kami belum nanya lebih jelas, selama lima hari itu, kemana saja dia pergi,” katanya.
Terpisah, Kapolres Lahat AKBP Roby Karya Adi Sik melalui Kasat Reskrim AKP Ginanjar Ali Sikmana Sik menuturkan, secepatnya kasus ini akan diproses, untuk mengungkap siapa pihak yang mempengaruhi Lia sampai dibawa ke Puncak Bogor. “Kami tindak lanjuti laporan ini, dalam waktu dekat, langsung kami proses,” tegas Ginanjar.
Hal yang sama disampaikan Kepala SMAN 1 Lahat Bambang Hendrawan SPd, membenarkan wanita inisial Lia merupakan salah satu peserta didiknya. Duduk dibangku kelas XI IPS. Lia sudah beberapa hari ini tidak masuk sekolah, sehingga dikirim surat pemanggilan terhadap kedua orang tuanya. “Surat panggilan ini, rasanya yang terakhir untuk siswa yang bersangkutan,” ucapnya.
Mengenai dugaan Lia menjadi korban perdagangan manusia, Bambang belum mendapatkan informasi itu, namun pihaknya akan menggali lebih dalam dari orang tua Lia kenapa Lia dalam waktu beberapa hari ini tidak masuk sekolah.
Sebelumnya, Lia dikabarkan hilang dan pihak keluarga menduga jika anaknya tersebut menjadi korban perdagangan anak setelah terbujuk rayu oleh gadis bernama Zuzzie.
editor : awan













