“Kami waktu beraksi orang empat saya sama adik saya Sudikdo, tapi dia meninggal digebuk massa, kalau sama Indra Lefi saya kenal dia waktu sama sama mendekam di Lapas Bengkulu sedangkan sama BD baru kenal di saat mau beraksi,”bebernya.
Sementara itu, Sumalianto mengatakan tidak ikut melakukan aksi perampokan melainkan hanya dititipi senjata api oleh Suwito sebelum mereka melakukan aksi perampokan dengan imbalan uang satu juta dan emas kurang lebih seberat hampir satu suku.
“Memang saya kenal dengan Suwito tapi tidak ikut saya mereka merampok saya juga tidak tahu kalau mereka ingin merampok,”akunya.
Kapolda Sumsel Irjen Pol Zulkarnain Adinegara mengatakan dengan ditangkap nya Suwito alias Didik Sugianto pelaku perampokan toko emas di Kecamatan Gelumbang, Kabupaten Muaraenim berarti masih ada satu pelaku yang DPO yang identitas nya sudah dikantongi.
“Untuk itu kami menghimbau kepada pelaku untuk segera menyerahkan diri karena cepat atau lambat hidup atau mati pasti akan ditangkap,”terangnya.
Pelaku ini, lanjutnya dalam menjalankan aksinya selalu membekali diri dengan senjata api bahkan mereka tidak segan melukai atau membunuh korban nya jika melakukan perlawanan.
“Dimana saat melakukan aksi perampokan salah satu pelaku atas nama Suwito alias Didik Sugianto menembakan senjata api jenis FN yang dibawa nya jadi komplotan ini terbilang sadis dalam beraksi,”pungkasnya (Dik)
editor : awan













