Pertumbuhan Dana Pihak Ketiga (DPK) sebesar 10% dari Ftp 103,6 triliun pada akhir tahun 2016 menjadi Rp 113,4 triliun pada akhir tahun 2017 menjadi salah satu faktor meningkatnya aset Bank OCBC NlSP sebesar 11% (YoY) menjadi Rp 153,8 triliun dari Rp 138,2 triliun pada akhir tahun 2016. Bank OCBC NISP senantiasa konsisten menjalankan fungsi intermediasinya yang terlihat dari pertumbuhan kredit (gross) sebesar 14% (yoy) menjadi Rp 106,3 triliun dari Rp 93,4 triliun akhir tahun 2016.
Pertumbuhan kredit ini disalurkan dengan melakukan diversifikasi sektor usaha, besaran pinjaman dan jangka waktu. Berdasarkan penggunaannya, komposisi kredit yang disalurkan untuk modal kerja mencapai 45%, investasi 42%, dan konsumer 13%.
“Tahun ini kami juga fokus untuk menumbuhkan segmen ritel dan menjaga NPL tetap berada di bawah 2%”.katanya.
Editor : mahardika













