KORDANEWS – Memanfaatkan kelengahan dari korban Syaiful Bahri, Afriansyah Saputra dan Taufik Hidayat warga Desa Tampang baru, Kecamatan Bayung Lencir Muba menjadi tamu tak diundang.
Betapa tidak ketika korban yang berpropesi sebagai guru honorer di Ponpes Ghuppi Nurul Jadid, yang juga tinggal di asrama ponpes tersebut sedang melaksanakan ziarah kedua pelaku memasuki asarama korban dan mengambil barang berharga milik korban berupa laptop.
Kejadian tersebut diketahui setelah korban melapor ke polsek tungkal jaya, dan menerangkan bahwa telah kehilangan satu unit laptop merk Accer, cara pelaku masuk dan mengambil barang tersebut ketika pintu kamar asramanya tidak terkunci.
Korban sendiri sedang bersama para santrinya ziarah ke pemakanan umum yang ada disekitar ponpes, atas kejadian tersebut korban mengalami kerugian ditaksir sebesar Rp 4 juta.
Berbekal laporan tersebut, pihak Polsek Tungkal Jaya melakukan penyelidikan hingga akhirnya kemarin Jum’at (23/3) sekira pukul 14.00 wib pelaku Afriansyah yang sedang berada di Jalan Sumber berhasil diamankan.
Menurut Kapolsek Tungkal Jaya Iptu Heri, berdasarkan hasil introgasi awal bahwa pelaku Afriansya benar melakukan pencurian tersebut bersama temannya Taufik, dari hasil keteranagan tersebut pihaknya melakukan penangkapan terhadap Taupik dengan cara dipancing untuk menemui Afriansyah.













