“Jangan saling menyalahkan, mari kita perbaiki tentang niaga. Jika ada penyalahgunaan hukum, maka kita berikan tindakan hukum. Kami yakin penegak hukum akan tegas,” tegas Andi.
Sementara itu, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Sumsel, Permana, mendukung dan melaksanakan program Menteri Pertanian yang akan memutus pemasok yang dianggap terlalu tidak penting. Tujuannya agar mengefisienkan penyaluran bahan pokok langsung ke konsumen, sehingga harga bahan pokok menjadi murah.
“Ya sesuai dengan apa yang diungkapkan menteri, naiknya daripada harga ini karena permintaan meningkat. Kemudian pasokannya tidak lancar, maka dilakukan pemotongan rantai agar tidak merugikan semua pihak. Diharapkan semua pihak akan kebagian keuntungan,” ungkap Permana.
Ditambahkan dia, melalui operasi pasar yang dilakukan ini diharapkan dapat mengurangi beban masyarakat agar bisa memenuhi kebutuhan sehari-hari. Khususnya harga daging dan diutamakan akan menjual di beberapa daerah kantong-kantong berpendapatan ekonomi lemah.
“Ini sampai dengan habis 7 ton yang disiapkan sehari kita bisa habiskan 500 kilogram,” tutup Permana.













