Gaji tukang belum dibayar Rp 180 juta, Ancam portal jembatan
KORDANEWS – Miris melihat kondisi jembatan sungai tingkip Dusun XI Desa Rantau Kadam Kecamatan Karang Dapo Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara), baru berjalan 34 hari setelah di serahkan oleh pihak pelaksana ke Pemerintah Kabupaten Muratara melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PU-PR), tapi sudah rusak parah.
Berdasarkan pantauan dilapangan kondisi kerangka besi lantai jembatan sudah keluar, begitu juga dasar jembatan batu-batunya sudah nampak. Parahnya lagi dinding penahanan disisi sebelah kanan jembatan sudah retak tiga.
Tidak sebatas itu saja, berdasarkan penyampaian salah satu pekerja, Marwoto yang saat ini masih tinggal disana, mengeluhlantaran gaji dirinya bersama puluhan pekerja lainnya, baik dari daerah luar maupun dari desa setempat belum dibayarkan oleh pihak pemborong.
“Aku bersama istri sampai sekarang dak balik ke lampung, karna gaji aku termasuk kurang lebih 25 pekerja lain belum dibayar oleh pemborong, kalau ditotal semuanya Rp 180 juta,”
Lebih lanjut, Marwoto menambahkan, Sampai sekarang tidak ada kejelasan dari pihak pemborong, Bahkan Kepala tukang lagi ke Palembang untuk menemui pemborong. Tapi belum juga ketemu.
“Aku ni sudah dak tahan lagi pak, disini hutang makan sudah banyak, karena gaji kami belum dibayar, kalau dalam waktu dekat ini dak jugo kate kejelasan untuk melunasi kami tutup jembatan ini,”













