KORDANEWS – Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan (BB POM) Palembang kembali melakukan inspeksi mendadak (sidak) di Pasar Inpres, Muara Enim.
Kali ini, target sidak adalah tahu dan mie kuning yang mengandung formalin. Informasi yang dihimpun di lapangan, dari enam pedagang tahu yang diambil sampel oleh petugas, semuanya mengandung formalin. Sedangkan tidak ditemukan pada dua sampel mie kuning yang diuji.
“Kita tadi ambil sampel enam pedagang. Ternyata semuanya mengandung formalin. Sedangkan mie kuning keduanya negatif,” ujar Ulita, Seksi Pemeriksaan Bidang Pemdik, BB POM Palembang.
Meski positif mengandung formalin, namun pedagang yang menjual tahu tersebut hanya diberikan pembinaan untuk tidak lagi menjual tahu yang mengandung bahan berbahaya bagi tubuh manusia.
“Namun jika ternyata mereka masih juga kedapatan mengulanginya tentu akan ditindak sesuai hukum yang berlaku,” lanjut Ulita.
Menurut Ulita, kegiatan ini rutin dilakukan oleh BB POM untuk menjaga kualitas dan keamanan makanan terhadap konsumen dari bahan-bahan berbahaya.













