KORDANEWS – Pergaulan salah kaprah pada usia remaja banyak terjadi di tengah masyarakat, khususnya di Kota Palembang sebagai ibukota provinsi Sumsel. Salah satunya, budaya menghirup aibon di kalangan remaja yang kerap meresahkan warga.
Seperti yang terjadi di Kampus A Universitas Bina Darma (UBD) Plaju, Palembang, Senin (9/4/2018) sekitar pukul 15.00. Salah satu dosen UBD diganggu oleh anak-anak yang ‘fly’ akibat menghirup aibon, dengan melempar sendal ke dosen UBD ini.
Kejadian tersebut terekam dalam sebuah video yang viral di media sosial instagram. Video yang diunggah oleh akun Instagram @Plg_lipp tersebut, memperlihatkan anak-anak tersebut sedang menghisap lem aibon yang dibungkus plastik.
Fijay (21), salah satu mahasiswa UBD yang kerap mengusir mereka karena membuat risih pun pernah di ancam dengan pisau dapur.
“Ya mereka pernah mengambil handphone-nya temen saya waktu lagi tidur disekret,” ujarnya.
“Mereka jugo lah pernah dikejar polisi, tapi mereka lolos,” lanjut mahasiswa semester 6 ini. Anak-anak tersebut berkeliaran menghirup aibon tak hanya pada siang hari saja, tapi berlanjut sampai tengah malam dan seringkali berkumpul di sudut-sudut gelap, baik remaja laki-laki maupun perempuan. (Kur)
Editor: Janu













