“Cuma kami ingin kejadian seperti kemarin tidak terulang,” kata Charles.
Sebelumnya, Indonesia menjadi salah satu negara yang memiliki kebocoran jumlah data pengguna terbesar.
Sementara secara total, sekira 80 juta data pengguna di berbagai negara diduga mengalami kebocoran.(net)
Editor : mahardika













