Serangan ini terjadi saat Saudi sedang menggelar operasi militer terhadap konflik jangka panjang di Yaman, negara tetangganya. Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menyebut konflik Yaman sebagai krisis kemanusiaan terburuk di dunia.
Pada Maret 2015, Kerajaan Saudi meluncurkan operasi koalisi negara-negara Arab terhadap pemberontak Houthi yang didukung Iran dan menguasai sejumlah wilayah Yaman. Operasi koalisi Saudi bertujuan membantu pemerintahan yang diakui internasional untuk kembali berkuasa.
Saudi dan Iran berada di kubu berlawanan dalam sejumlah konflik di Timur Tengah, seperti di Lebanon, Suriah, Irak dan Yaman.
Selain menghadapi Houthi, Saudi juga menghadapi ancaman kelompok radikal Islamic State of Iraq and Syria (ISIS). Beberapa waktu terakhir, ISIS mengklaim rentetan pengeboman dan penembakan terhadap pasukan keamanan di Saudi. Saudi sendiri juga tergabung dalam koalisi internasional pimpinan Amerika Serikat (AS) yang melawan ISIS di Suriah dan Irak.
Editor : ardi













