Masih kata Syamsul, menjadi pemimpin itu harus bisa memutar otak dalam mencari sumber dana, jangan hanya bergantung dengan dana APBD yang dinilai cukup kecil jika dibandingkan dengan luas wilayah Kabupaten Muara Enim.
“Jangan pasrah, tidak ada uang untuk membangun pasrah. Apa gunanya jadi pemimpin kalau pasrah, mau jadi apa daerah yang dipimpinnya itu kalau tidak bisa membawa perubahan,” tukas Syamsul. (Ari)
Editor : mahardika













