3. Menyakiti Pasangan
Berfantasi dalam seksual memang perlu, tapi jika terlalu parah dan kelewat batas, maka bisa membahayakan. Misalnya menyakiti pasangan dengan alat bantu berbahaya, misalnya tali, rantai, hingga silet. Pelaku hiperseks biasanya mendapatkan kepuasan seksual ketika pasangannya merasakan kesakitan saat sedang bercinta.
4. Bergonta-Ganti Pasangan
Bergonta-ganti pasangan mungkin dikatakan sebagai hal yang wajar oleh kebanyakan orang dengan dalih mencari yang terbaik. Tapi, jika wanita terlalu sering bergonta-ganti pasangan, maka ada yang tidak sehat di dalam hubungannya. Hal ini juga bisa menjadi salah satu indikasi bahwasanya wanita tersebut adalah seorang hiperseksual. Dia sering ganti pasangan karena merasa hasrat seksualnya tidak bisa dipuaskan oleh orang yang sama.(net)
Editor : mahardika













