KORDANEWS – Rombongan Kunjungan kerja Komisi I DPRD Provinsi Banten ke Sumatera Selatan yang dipimpin oleh Ir. Zaid Elhabib, MM disambut baik oleh Plt. Kadis Kominfo Prov. Sumsel, Dr. Inanda Karina Astari Fatma mewakili Gubernur Sumatera Selatan di ruang Bina Praja Prov. Sumsel (25/5/2018)
“Adapun tujuan Kunjungan kerja Komisi I DPRD Banten ke Pemerintah Sumatera Selatan adalah untuk mengetahui maupun ingin lebih menggali informasi lebih detail bagaimana program Aplikasi khususnya dalam hal Pelayanan Publik yang nantinya akan sebagai bahan perbandingan di Pemerintahan Provinsi Banten”, ungkap Zaid
Sesuai Tugas maupun Fungsi (Tupoksi) Kominfo, Dinas Komunikasi dan Informatika Prov. Sumsel adalah Sebagai Public Relation (PR) pemerintah dalam hal ini Pemerintah Sumatera Selatan mempunyai kewajiban menjelaskan dan mempublikasikan maupun mendiseminasikan informasi apa yang telah dilakukan pemerintah dan apa program selanjutnya beserta keberhasilan yang telah dicapai.jelas Plt. Kadis Kominfo Prov. Sumsel, Dr. Inanda Karina Astari Fatma
Inanda menjelaskan bahwa Sumatera Selatan selalu tanggap terhadap peluang dan terus berinovasi untuk fokus pelayanan masyarakat. Untuk menciptakan inovasi dan berkreasi, kita harus ada pemicu (Trigger) berinovasi agar program yang kita inginkan berhasil.
“Artinya kita harus lepas dulu atribut sementara (low profile) sebagai Pejabat pemerintahan kalau mau berinovasi dan harus lihat peluang kiri kanan apa peluang yang ada yaitu dengan melibatkan pihak ketiga, mitra kerja, para ilmuwan/expert (ahli) seperti profesor , mahasiswa dan masyarakat harus dilibatkan dan agar program maupun inovasi berrhasil harus didukung oleh kebijakan dari atas (Top Eksekutif),” ungkapnya
Dengan adanya kebijakan terbitnya Peraturan Gubemur Sumatera Selatan Nomor 47 Tahun 2017 tanggal 7 November 2017, tentang penyelenggaraan Sumsel Smart Province, kami adakan Lomba Aplikasi Inovatif Tahun 2017 dengan kategori Aplikasi Mendukung Asian Ganes 2018 dan kategori Aplikasi yang bermanfaat bagi pemerintah dan masyakarat Sumsel.
“Ternyata, potensi yang dimiliki Sumsel sangat luar biasa, hal ini dibuktikan dengan aplikasi-aplikasi yang diciptakan oleh para mahasiswa seperti Sumsel Museum, ASUMSI (Aplikasi Sumsel Bersih), SMART (Sumsel Aman dan Ramah Transportasi), Palembang Guide, Tasia (Tanya Asian Games 2018),” paparnya.
Program S2C sendiri dioperasionalkan dengan menyediakan berbagai aplikasi dan layanan yang terdiri dari Sumsel on Hand, Sumsel Care, Sumsel Gov, Sidata (sistem informasi dan data), E-ofiice, dan Sumsel Smart Wii.













