Amina mengatakan, di bulan puasa permintaan bahan kebutuhan pokok, terutama
sayuran dan bumbu dapur mengalami kenaikan. Selayaknya harga pun ikut naik
saat permintaan barang meningkat.
“Biasanya memang kalau permintaan meningkat maka otomatis harga akan naik,”
tuturnya.
Sementara itu, kenaikan harga sayuran dan bumbu dapur dikeluhkan para
pembeli, terutama kalangan ibu rumah tangga. Kenaikan harga komoditas
tersebut membuat pengeluaran mereka bertambah apa lagi kebutuhan rumah
tangga tak sebanding harga kebun karet yang menjadi pata pencarian warga
lahat.
“Iya mau bagaimana lagi, memang seperti ini setiap tahunnya. Paling saya
mengurangi jumlah belanjaan saya. Kalau saya biasa beli sayuran 1 kilo,
saya kurangi menjadi setengahnya biar bisa beli keperluan yang lain,” kata
mala, salah seorang ibu rumah tangga.
editor : awan













