“Begitu besar harapan publik untuk terungkapnya kasus pembunuhan Bunta, dan harapan itu diwujudkan dalam penghargaan yang akan diberikan kepada siapapun yang memberikan informasi akurat pelaku pembunuhan Bunta. Saat ini komitmen penghargaan telah mencapai Rp 30,5 juta + Ngopi gratis seumur hidup. Terima kasih kepada mitra kami,” tulis Sapto dalam laman facebooknya.
Bagi yang mendapatkan informasi akurat keberadaan pelaku, Sapto mempersilakan disampaikan melalui call center BKSDA Aceh nomor 085362836024 atau hubungi Polres Aceh Timur. “Identitas pelapor akan kami jaga kerahasiaannya,” jelasnya.
Sebagaimana diberitakan sebelumnya, Bunta ditemukan mati bersimbah darah dengan gading hilang di Conservation Response Unit (CRU) Serbajadi, Gampong Bunin, Kecamatan Serbajadi, Kabupaten Aceh Timur, Sabtu (9/6) sekira pukul 08.00 WIB.
Bunta mati diduga karena diracun. Pelaku diduga memberi makan Bunta dengan buah mangga dan pisang yang sudah dimasukkan racun. Setelah itu, gajah tersebut mati dan pelaku memotong gadingnya sebelah kanan, sedangkan satu gading lagi belum sempat dipotong.
Bunta pertama kali ditemukan oleh petugas CRU yang hendak memindahkan gajah tersebut. Saat itu seorang petugas menemukan Bunta sudah mati dan langsung melaporkan kepada pihak berwajib.(merdeka)
Editor : Maskur













