Kondisi kambing setelah diperkosa makin memburuk hingga akhirnya mati. Polisi kini masih mengusut peristiwa keji itu.
“Tim kami sedang menyelidiki kasus ini dan mencatat pernyataan dari pemilik kambing. Kami juga menyelidiki keterangan dari saksi mata dan penduduk desa lainnya. Penangkapan akan dilakukan setelah bukti dan keterangan terkumpul,” ujar Inspektur Polisi setempat, Nazneen Bhasin.
Sementara itu, dokter hewan, Ramvir Bhardwaj yang melakukan uji post mortem terhadap kambing tersebut mengatakan, kambing mati karena pendarahan di tenggorokan.
“Kambing itu sudah hamil 50 minggu. Selama pemeriksaan post-mortem, ada darah di tenggorokan. Sampel di bagian alat kelamin kambing dikirim ke laboratorium forensik,” kata Bhardwaj.
Editor : red













