Facebook menggunakan menggunakan pemetaan kedalaman (depth maps) yang tersimpan di mode “Portrait” tersebut.
Selanjutnya, pilih foto yang Anda inginkan, lalu Facebook akan otomatis memprosesnya agar menjadi foto 3D. Jika hasilnya sudah sesuai dengan yang Anda inginkan, pilih untuk bagikan foto tersebut ke linimasa.
Ada beberapa tips yang perlu diperhatikan agar foto 3D tampak lebih maksimal. Pertama, bidik foto dengan lapisan (layer) latar belakang (background) dan latar depan (foreground) yang mumpuni. Misalnya saja foto Anda berdiri di ladang penuh bunga.
Selain itu, perhatikan kontras. Ketika foto memperlihatkan kontras yang mencolok, maka tingkat kedalamannya akan semakin baik. Misalnya saja foto Anda menggunakan baju biru berdiri di depan tembok yang warnanya berbeda seperti kuning atau merah.
Ketiga, hindari objek yang warnanya transparan seperti plastik atau kaca. Foto 3D tak bakal maksimal karena tekstur transparan tak memberikan kedalaman yang dibutuhkan.
Selamat mencoba! Semoga saja ke depannya fitur ini juga tersedia bagi pengguna Android.(kompas)
Editor : Maskur













