KORDANEWS – Pemerintah Kabupaten Muara Enim, melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) menerima penghargaan Program Kampung Iklim (ProKlim) tahun 2018 dari Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK. Penghargaan ditujukan untuk
empat desa atas Kategori Proklim Utama dengan grade nilai diatas 90.
Penghargaan ini diterima Bupati Muara Enim yang diwakili oleh Sekertaris Daerah Ir H Hassanudin MM, Rabu (24/10), yang dihelat di Auditorium Manggala Wanabakti Kantor Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Jakarta.
Adapun keempat desa yang mendapatkan piala Proklim tersebut yaitu kelompokpenggiat Proklim Bukit Agung desa Keban Agung kecamatan Lawang Kidul berhasil membawa piala, insentif, dan sertifikat atas keberhasilannya membangun kampung modern, dengan keasrian yang alami serta iklim yang sejuk, khususnya penghijauan yang tetap terjaga di desa tersebut.
Sedangkan tiga desa lainnya hanya mendapatkan sertifikat penghargaan dari kementerian LHK atas keberhasilannya menjaga lingkungan sekitar desa sehingga tetap sejuk. Adapun ketiga desa itu Kayu Ara Sakti kecamatan Gunung Megang, Embawang Kecamatann Tanjung Agung dan desa Tanjung Karangan.
Penghargaan ini diberikan pemerintah pusat, atas usaha Pemkab Muara Enim dalam hal ini keempat desa yang ada di kabupaten Muara Enim dianggap berhasil membangun kampung modern, dengan keasrian yang alami serta iklim yang sejuk, khususnya penghijauan yang tetap terjaga.
“Alhamdulillah 2018 ini kita dapat penghargaan ProKlim Utama terhadap kelompok Penggiat yang ada di desa Keban Agung kecamatan Lawang Kidul beserta tiga desa lainnya yaitu desa Kayu Ara Sakti, Embawang, dan Tanjung Katangan . Penghargaan Ini yang selalu mendukung serta mensuport keempat desa ini dalam menjaga kesetiaan lingkungannya,” pungkas Bupati Muara Ir.H. Ahmad Yani, MM melalui Sekertaris Daerah Ir. H Hassanudin, MM, Rabu (24/10).













