“Walaupun semua penyelenggaraan dibantu IT, tapi IT tidak akan pernah bisa mengganti alat pikir kita untuk membuat kebijakan. Jadi saya minta para Wredatama jangan ragu memberi sumbang saran, tambahnya.
Di tempat yang sama Ketua Umum PWRI, Hayono Suyono mengaku bangga dengan apa yang dilakukan Gubernur Sumsel Herman Deru. Menurutnya perhatian gubernur sangat besar pada PWRI. Diapun berharap hal ini bisa menular kepada gubernur lainnya di Indonesia.
“Kita harus bangga punya gubernur seperti ini, karena benar-benar memperhatikan Wredatama,” ujar pria yang pernah menjabat sebagai Menko Kesra tersebut.
Sementara itu berdasarkan Keputusan Pengurus Besar Persatuan Wredatama Republik Indonesia, ditetapkan nama-nama pengurus sebagai berikut. Adapun Ketua PWRI Sumsel periode 2017-2022 yakni Drs.H.Sofyan Rebuin MM, kemudian Korwil I H.Muchsin Hamza, Korwil II Drs Faruk Bary serta beberapa pengurus lainnya. Wakil Ketua Bidang Organisasi Ir.Muhammad Dani, Wakil Ketua Bidang Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat H.Nirwan Marhus dan beberapa wakil ketua lainnya.
Tak hanya memberikan sambutan, serta membagi-bagikan doorprize, pada kesempatan tersebut orang nomor satu di Sumsel itu juga sempat melakukan rekam ulang bagi semua pensiunan.
Usai acara HD menyambangi stand Taspen untuk merekam ulang menggunakan rekam biometrii yang memang diwajibkan bagi para pensiuna sejak Oktober kemarin. Tujuannya tak lain untuk memperbaharui data pensiunan secara digital.
editor : red













