“Dengan Rakor ini kita bisa berkomunikasi dan memetakan potensi potensi kecelakaan dan bencana yang sering terjadi di Sumsel,”tambahnya.
Kepala Kantor SAR Palembang Berty DJ Kowaas menambahkan Rakor bersama tim SAR gabungan ini untuk menyamakan dan menyatukan pola pikir, pola tindak dalam menangani bencana dan evakuasi korban yang memerlukan pertolongan.
“Karena Basarnas bagian kecil dari menangani bencana dan evakuasi korban yang memerlukan pertolongan untuk itu sangat diperlukan koordinasi dan komunikasi dengan unsur SAR terkait yang disebut dengan tim SAR gabungan,” pungkasnya.(Dik)
Editor: Janu













