“Orderan sepi, point diacak, point isi gopay diturunkan. Amsyonglah kita kalau seperti ini, periuk nasi kita juga disini”
“Kami berharap kepada aplikator untuk mengembalikan skema point seperti dulu, kami tiga hari kedepan tidak akan narik dan ini sebuah pernyataan sikap dari kami,” Ujarnya.
Sementara itu, Teuku Andri Pravinanda, Head of Corporate Affairs GO-JEK Sumatera mengungkapkan. Pembaruan sistem insentif kami lakukan karena ingin memberikan peluang yang lebih besar bagi lebih banyak mitra untuk mendapatkan bonus.
“Sistem insentif terbarukan menyesuaikan dengan riwayat penyelesaian order masing-masing mitra,” Ujarnya.
Sehingga dapat berbeda antara mitra yang satu dengan yang lainnya. Dengan demikian, baik driver yang bermata pencaharian hanya dari GO-JEK saja maupun mereka yang memiliki aktivitas rutin lainnya memiliki peluang yang sama untuk mendapatkan bonus.
“Pembaharuan tersebut merupakan jawaban atas salah satu keluhan utama driver saat ini, yakni sulitnya mendapatkan bonus harian,” Ujarnya. (Ab)
editor : awan













