Dari 14.400 kuesioner yang disebar, sebanyak 9.000 di antaranya kembali ke petugas. Jumlah ini lebih banyak dibanding tahun 2017 yang hanya mencapai 8.000. “Ini bukti adanya kesadaran jemaah haji dalam mengembalikan dan mengisi kuesioner semakin membaik,” jelasnya.
Kepuasan pelayanan haji yang disurvei di antaranya: pelayanan bus antarkota, pelayanan bus shalawat, pelayanan petugas, pelayanan ibadah, pelayanan hotel, pelayanan katering non-Armina (Arafah, Muzdalifah dan Mina), pelayanan katering Armina, pelayanan bus Armina, pelayanan tenda dan layanan lainnya. (kemenag)
editor : awan













