Selain melakukan pelatihan di Palembang, masing-masing korem di setiap daerah pun juga tengah melakukan pelatihan sesuai dengan kondisi daerahnya masing-masing. “Yang jelas kami sebagai TNI akan selalu siap kapan pun akan diminta bantuan dalam bentuk apapun. Kami juga akan langsung turun ke lapangan,” tutupnya.
Seperti diketahui, Badan Meterologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprediksi selama enam bulan kedepan kondisi iklim di Sumsel mengalami musim hujan dengan intensitas yang tinggi. Akibatnya, potensi bencana pun bakal terjadi. Bencana tersebut seperti longsor, banjir dan angin kencang.
Adapun daerah yang rawan terjadinya bencana banjir dan longsor yakni Kabupaten Lahat, Pagaralam, Tebing Tinggi, Empat Lawang, Lubuklinggau hingga OKU Selatan. (Ab)
editor : awan













