KORDANEWS – Kesebelasan PS Palembang akhirnya berhasil menumbangkan Persimuba lewat drama adu penalti, dengan skor 5 – 3 di Stadion Bumi Sriwijaya Kamis (29/11/18). Kemenangan tersebut membuat tim berjuluk Si Gentar Alam itu menjadi jawara di Piala Suratin Zona Sumsel, sekaligus mewakili Sumsel ke level nasional.
Di awal pertandingan berlangsung dengan ketat, sehingga akhirnya anak-anak PS Palembang sempat unggul dimenit ke 69 melauui Ilyas, tak berlangsung lama Persimuba justru mengejar ketertinggalan skor. Hasilnya, gelandang Persimuba, Arlan Agma menyamakan kedudukan lewat titik pinalti, setelah penjaga gawam PS Palembang melakukan pelanggaran dalam kotak terlarang.
Pertandingan pun harus melalui perpanjangan waktu. Pada 15 menit pertama, kedua kubu bermain tanpa gol. Masuk 15 menit tambahan kedua, pemain PS Palembang, Erlesta membuat Stadion Bumi Sriwijaya beremuruh setelah mampu mencetak gol kedua untuk Palembang di menit. Lagi-lagi, merasa kemenangan sudah ditangan, pemain PS Palembang lengah dan kondisi tersebut dimanfaatkan pemain Persimuba. Laga yang hanya menyisakan waktu sepersekian menit, dapat dimanfaatkan Danu Wijaya untuk menyamakan kedudukan dimenit 120+.
Untuk menentukan juara, maka harus dilakukan adu pinalti. Nah, kalau pada waktu normal, kiper PS Palembang, Rafly selalu membuat kesalahan. Tapi, pada drama adu pinalti ini, justru Rafli lah yang menjadi bintang, setelah mampu memblok tiga tendangan pinalti pemain Persimuba.
Pasca pertandingan, Pelatih Kepala Suratin PS Palembang Mahyadi Panggabean mengungkapkan rasa bangga yang amat sangat terhadap anak asuhnya tersebut. Betapa tidak, karena dengan waktu tak lebih dari setengah bulan persiapan, anak asuhnya bisa memberikan gelar juara untuk masyarakat Kota Palembang.
“Semua ini merupakan hasil kerja keras pemain. Mereka tampil all out untuk memberikan gelar juara bagi masyarakat Palembang. Pengorbanan selama masa latihan dan jerih payah mereka semuanya terbayar dengan juara,” ujarnya.













