Sambungnya, luapan air di siring yang begitu besar tersebut mengalir ke badan jalan, sehingga tembok penahan tersebut tak mampu menampung besarnya volume air hujan yang masuk ke sela-sela tanah yang sudah retak tersebut.
“Kita harapkan kepada pihak-pihak terkait, untuk segera memperbaiki tembok penahan tersebut”, harapnya.
Senada, Riko, (29) seorang warga Desa Lubuk Sepang yang ada di lokasi, Kamis, (06/12/18) tengah melihat ambruknya tembok penahan jalan tersebut mengatakan, bahwa ia juga menduga ambruknya tembok penahan jalan disebabkan oleh derasnya guyuran hujan tadi sore.
“Di mana luapan air siring sebelah kiri kalau dari arah Pagaralam, masuk ke sela-sela retakan tersebut. Karena posisi seberang jalan (tembok penahan) lebih rendah, sehingga terjadinya tembok tersebut ambruk. Semoga ke depan untuk segera di lakukan perbaikan tembok penahan, yang di khawatirkan jalan tersebut juga ikut amblas”, pungkasnya. (jml)













