Dengan adanya kegiatan seperti ini, pihaknya berharap, masyarakat dapat memanfaatkan LRT Sumsel sebagai transportasi yang ramah untuk lingkungan, nyaman dan efisien. Saat ini apabila ingin naik LRT sudah menggunakan kartu uang elektronik atau KUE, yang artinya tidak perlu antri di loket untuk naik.
“Kita terus akan berikan pelayanan yang terbaik untuk masyarakat, dan sekarang kartu uang elektronik mempermudah untuk naik LRT,” tutur Aida.
Terpisah, seorang guru yang mengajar anak-anak disabilitas dan ikut mendampingi dalam kesempatan ini mengucapkan terima kasih sudah diajak naik LRT Sumsel dan memperkenalkan kereta api ringan itu kepada murid-muridnya. Apalagi, hal ini sudah dinanti sejak lama oleh murid-murid.
“Terima kasih sekali sudah mengajak anak-anak kami untuk naik LRT Sumsel dan anak-anak tentu sangat merasa senang,” pungkasnya. (Ab)
Editor: Janu













