“Jadi uji beban akan berlangsung selama dua hari berturut-turut. Dihitung start dari pukul 5 sore sampai jam 10 pagi. Beban akan diujicoba baik statis maupun dinamis” ujar Suwarno, Selasa (11/12).
Ia menjelaskan, dalam uji beban tersebut pihaknya tidak sendirian dalam menyatakan laik atau tidak beban untuk dilewati. Pihaknya juga menggandeng dari unsur akademisi universitas-universitas yang ada di Palembang yakni UNSRI, Poltek UNSRI, Muhammadiyah, Tridinanti, Bina darma, Unpal dan IGM.
“Kita tidak sendiri dalam penghitungan, ada juga dari unsur akademis. Masing-masing kampus diwakili 2dosen dan 3 mahasiswa,” jelas Suwarno.
Suwarno mengungkapkan, untuk hasilnya sendiri belum dapat dipastikan secara cepat. Sebab, perhitungan harus sampai selesai uji beban hingga dua hari ke depan.
Selain itu, uji beban bisa jadi bertambah dari waktu ditentukan jika dalam pelaksanaannya terkendala oleh hujan.
“Jika dalam pelaksanaan uji beban terjadi hujan maka pelaksanaan tersebut bakal ditunda pdra malam berikutnya. Apabila pengujian beban dirasa aman tak ada kendala berarti, maka hasilnya dapat diketahui sesuai rencana,”
ungkapnya. (Ab)













