“Sasaran bela negara ini ke semua masyarakat dengan harapan bisa menyadari bahwa profesi kita saat ini menjadi bentuk kontribusi dalam bela negara,” ujarnya.
Ancaman terbesar saat ini datang dari lingkup media sosial, yang tak sedikit mengarah ke provokasi dan ingin memecah belah persatuan. Untuk itu, kata Fitriana, pihaknya gencar menjalankan program khusus bela negara dalam bentuk sosialisasi ke semua lapisan masyarakat dan kegiatan pelatihan fisik.
“Untuk kegiatan fisik bela negara kita mengundang semua elemen masyarakat dan bekerjasama dengan pihak TNI, bahkan ASN di lingkup OPD Sumsel juga ikut dalam program ini,” pungkasnya. (Ab)
Editor : mahardika













