“Ada tiga korban dalam kejadian ini, yakni ibu dan dua anaknya,” ujar Yus salah satu warga seraya mengatakan, belum jelas sebab kebakaran tetapi diduga karena konslet listrik.
“Kami sudah coba membantu, tetapi tidak sanggup mendobrak pintu lantaran dikelilingi oleh trali besi yang pada saat dipegang trali besi tersebut nyetrum. Saat ini jenazah korban sudah diamankan pihak kepolisian Polres OKI,” tambahnya.
Kepala Dinas Pol PP dan Damkar Kabupaten OKI, Alexander Bustomi
mengungkapkan, pihaknya mengerahkan seluruh peralatan Unit Damkar dan personel, mengingat lokasi kejadian berada pada pemukiman padat penduduk dan rumah warga terbuat dari kayu.
“Kebakaran pertama, asal api akibat konsleting listrik di rumah salah satu warga, 2 rumah terbakar, 2 lainnya mampu diselamatkan,” ungkap Kepala Dinas Pol PP dan Damkar OKI, Alexander Bustomi, Minggu (23/12/2018) siang.
Sementara pada kebakaran yang kedua, satu unit rumah terbakar. Dugaan sementara kebakaran juga akibat arus pendek listrik. Mendengar laporan warga terhadap kejadian kedua, satu regu Tim Damkar yang bertugas di Tanjung Lubuk bergegas ke Kayuagung.
Namun akibat jauhnya jarak tempuh dan waktu yang bersamaan pemadaman di lokasi ke dua, petugas hanya mampu melokalisir api agar tidak menyebar ke rumah lain. Pihak keamanan dari Polsek Kayuagung masih menyelidiki penyebabnya. Tiga orang dinyatakan meninggal dunia akibat kejadian. (kat)
Editor: Janu













