Dirinya juga mengaku, tidak terlalu banyak napi yang tidak memiliki e-KTP. Hal ini membuktikan jika pendataan yang dilakukan telah baik. Selain itu juga ada warga daerah lain seperti dari Jawa sehingga perekaman tidak dapat dilakukan di Sumsel.
Selain itu untuk mencegah insiden terlambatnya data masuk ke server saat perekaman, pihaknya sengaja dibawa langsung dari Disdukcapil ke rutan ini sehingga kondisi napi tetap aman di dalam lapas.
“Kami akan genjot hari ini agar seluruhnya dapat diselesaikan perekamannya,” terangnya.
Sebelumnya pada 27 Desember lalu, pihaknya juga telah melakukan perekaman terhadap napi wanita di Lapas Merdeka, Palembang. Saat ini, pihaknya mendata perekaman e-KTP yang telah dilakukan sudah cukup baik yakni mencapai 98 persen atau sekitar 1.194.441 penduduk per 31 Desember.
“Jumlah ini akan terus meningkat karena itu kami akan terus genjot perekaman ini terutama jelang pilpres,” tutupnya. (Ab)
Editor : mahardika













