Sumsel

Gubernur Ajak Warga Sumsel, Manfaatkan Lahan Pekarangan untuk Budidaya Ikan Bioflok

×

Gubernur Ajak Warga Sumsel, Manfaatkan Lahan Pekarangan untuk Budidaya Ikan Bioflok

Share this article

“Usaha budidaya ikan seperti ini bisa diterapkan karena sangat murah. Tidak membutuhkan lahan yang luas. Dan sumber air yang banyak. Dalam satu kolam bisa menjadi media bagi 1000 ekor ikan lele jenis sangkuriang. Tadi pengakuan warga panennya setiap 90 hari. Biaya produksi sekitar Rp 15 ribu perkilonya. Sedangkan harga jual 20 sampai 22 ribu per kilonya. Ini akan sangat menguntungkan masyarkat kita,” papar Gubernur.

Usai meninjau kolam warga, Gubernur menyempatkan diri silaturrahmi dengan warga sekitar. Bahkan gubernur dijamu warga dengan makan siang bersama.

“Saya ingin antara pemimpin dengan rakyat. Tidak ada sekat. Makanya saya turun langsung ketengah masyarakat untuk mencari tau apa yang menjadi kebutuhan warga,” tandasnya menutup pertemuan dengan warga yang bermukim di lingkungan

Untuk diketahui, sistem budidaya ikan bioflok cocok untuk budidaya semua jenis ikan seperti ikan lele, ikan nila, ikan gurame, ikan patin dan jenis ikan sungai lainnya.
Kolam terpal bundar bioflok lebih fraktis. Mudah diusahakan dilahan terbatas. Dengan biaya relatif murah dibanding dengan kolam tembok. Selain itu padat tebar bibit ikan pada media bioflok lebih tinggi. Selain itu proses pembersihan dan pengeringan kolam terpal lebih cepat dibanding dengan kolam tanah.

Editor : Jhonny

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *