EntertainmentSumsel

Datangi Kantor Desa, Warga Kepur Tuntut Kades Hentikan Penambang Pasir Yang Gunakan Mesin

×

Datangi Kantor Desa, Warga Kepur Tuntut Kades Hentikan Penambang Pasir Yang Gunakan Mesin

Share this article

Hal sama diungkapkan Farman (56), dirinya meminta agar para penambang pasir yang biasa menambang pasir menggunakan mesin, berhenti menggunakan mesin, cukup menggunakan perahu tradisional.

“Sebelum Sungai ini rusak, carilah jalan keluarnya, takutnya pasir yang ada cepat habis, dan banyak korban yang meninggal dunia karena hanyut,” tuturnya.

Sementara, Kepala Desa Kepur, Herwanudin, membantah tudingan warga yang mengatakan kalau banyaknya korban meninggal akibat dampak penambangan pasir itu disebabkan oleh penambang yang menggunakan mesin.

“Dari dulu memang banyak warga yang meninggal, tapi bukan karena tambang pasir yang menggunakan mesin, bukan karena itu, jangan salah tanggap. Banyak daerah lain menggunakan mesin, bahkan menggunakan alat berat, tapi tidak ada masalah,” ujarnya.

Selanjutnya, tambah Herwanudin, masalah izin itu wewenang dinas pertambangan di Provinsi Sumsel.

“Iya silahkan langsung kesana, kita disini kan mau mencari jalan keluar, karena ini warga kita semua,” terangnya.

Di tempat sama, Zulhayat (55) pemilik pasir yang menggunakan mesin menjelaskan kepada masyarakat, kalau tindakannya tidak merusak lingkungan, jika memang ada kerusakan, silahkan Pemerintah Desa melihat langsung ke lokasi, jika memang benar pihaknya melakukan pengerusakan, silahkan cabut mesinnya.

“Penghasilan perhari hanya 20-25 kubik perhari, tidak banyak, karena banyak air yang di sedot, dan yang mengoperasikan mesin nya juga dari warga Kepur, bukan warga luar,” jelasnya. (Ari)

Editor : Chandra

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *