” Untuk saat ini sudah tiga saksi yang kami periksa . Dan saat ini mengenai motifnya masih dalam penyelidikan ,” tuturnya.
Dikatakan Masnoni , korban merupakan ketua komunitas Waria , dan korban ini sangat tertutup orangnya. Saat di TKP tetangga tidak mendengar suara teriakan di dalam rumah korban sehingga tidak tahu jika korban tewas dibunuh.
” Sebelumnya korban ini habis menerima dana bantuan dari pemerintah sebesar Rp 7 juta , dan uangnya di belikan sepeda motor , dan untuk sisanya belum tahu ada berapa,” ungkapnya.
Lanjut Masnoni , diduga korban dihabisi oleh orang terdekat. Dan mengenai sisa uang yang di dapat korban dari bantuan pemerintah belum tahu , mengenai barang korban yang hilang baru diketahui dua unit HP. ” Dari hasil otopsi , korban mengalami luka di bagian kepala bagian kanan , jakun sedalam 8 cm dan pergelangan tangan , diduga sebelum dibunuh korban sempat melawan ,” pungkasnya. (Dik)
Editor : Jhonny













