” Selain di titik ini masih ada sekitar 2 km ruas jalan lagi yang juga mulai terkikis oleh arus sungai. Ini kita antisipasi juga agar jangan sampai mengganggu lalu lintas karena jalan inikan padat baik angkutan barang bahan pokok mauoun lainnya,” jelasnya.
Sementara itu Kabid Pengembangan Jaringan dan Jalan Dinas PU Bina Marga, Ridwan mengatakan jalan ini merupakan penghubung dari Ogan Ilir ke Baturaja. Namun jalan terkikis akibat derasnya arus sungai menyebabkan jalan sebagian besar longsor sehingga putus tak bisa dilintasi kendaraan.
“Kejadiannya Subuh (Senin/14/5). Makanya ini kita lebarkan ke sisi sebelahnya milik warga. Sekitar 6 meteran, sekarang kita kerahkan dulu alatnya. Lokasinya tidak jauh sekitar 2 km dari lokasi kejadian” tambahnya.
Dikatakan Ridwan sebenarnya perencanaan relokasi jalan yang ada titik longsor seperti jni sudah masuk pada 2020. Namun meski masih tahun depan secara berkala pihaknya juga tetap melakuka perbaikan jalan.
Editor : Chandra.













