“Enam belas saran tersebut merupakan sasaran tahun pertama dalam masa kepemimpinan saya dan pak Mawardi Yahya yang tentu tidak dapat dicapai tanpa ada kerjasama dan dukungan dari seluruh masyarakat, Bupati dan Walikota serta pemangku kepentingan lainnya,” tambahnya.
Lebih lanjut Herman Deru memaparkan berkat kerjasama yang baik seluruh pelaku pembangunan salama ini, kinerja pembangunan Sumsel tetap terjaga dengan baik. Dengan capaian makro Provinsi Sumsel dicerminkan dengan beberapa indikator antara lain Ekonomi Provinsi Sumsel triwulan satu tahun 2019 tumbuh sebesar 5,68 persen (year-on-year, tingkat pengangguran terbuka (TPT) di Provinsi Sumsel pada Februari 2019 mencapai 3,99 persen atau mengalami penurunan 0,03 persen jika dibanding dengan periode yang sama Februari 2018 sebesar 4,02 persen.
“Inflasi tahunan year on year (april 2019 terhadap april 2018) sebesar 1,90 persen turun dari inflasi year on year (april 2018 terhadap april 2017) sebesar 3,71 persen. Alhamdulilah capaian makro Sumatera Selatan menunjukan tren positif mengarah sesuai dengan perencanaan dalam RPJMD,” tandasnya.

Rapat Paripurna DPRD Sumsel kali ini dihadiri Gubernur Sumsel H. Herman Deru, Wakil Gubernur Ir H. Mawardi Yahya, Sekda Provinsi Sumsel H. Nasrun Umar, Forkompimda Sumatera Selatan, Ketua TP PKK Sumsel Hj Febrita Lustia, Wakil Ketua TP PKK Hj. Fauziah. Bupati dan Walikota, unsur pimpinan DPRD Kabupaten/ kota di Sumsel, Staf Ahli Bidang Ekonomi dan Pembangunan Kementerian Dalam Negeri, Staf Ahli Bidang Ekonomi Kreatif Kementerian Pemuda dan Olahraga, anggota DPR RI, DPD RI asal Sumatera Selatan serta para undangan penting lainnya.
Usai paripurna Gubernur berkenan menyerahkan penghargaan bagi para kades inovatif di Sumsel serta peninjauan langsung bazar dan pasar murah yang digelar di halaman Kantor DPRD Provinsi Sumsel. (ADV/Ab)
Editor : Chandra.













