“Ya biarlah, kan mereka punya data soal customer, jadi ya silakan aja sih (membuat keterangan soal angka penjualan),” terangnya.
Seperti halnya Gesits, sebenarnya Honda sudah memiliki motor bertenaga listrik, yaitu PCX Electric. Tetapi hingga saat ini belum mau menjualnya ke konsumen perseorangan, dan lebih memilih jalan sewa business to business (B to B).
Ditanya soal kapan kepastian skuter listrik itu siap dipasarkan, mereka mengaku belum membuat keputusan. Sejauh ini, mereka masih menunggu beberapa hal terkait aturan pemerintah, serta budaya berkendara masyarakat Indonesia.
“Pertama, kami masih menunggu regulasi dari pemerintah, setelah itu melihat kebiasaan konsumen terkait motor listrik itu seperti apa,” tambahnya.
“Datanya juga kan belum (selesai), seperti penggunaan motor di jalan, swap battery-nya seperti apa, semua itu masih kami pelajari dengan PCX elektrik tersebut.” Pungkasnya.
Editor : Chandra













